Martino yang menangani Paraguay sejak 2007 memakai pemain naturalisasi asal negara tetangganya itu semenjak di babak kualifikasi. Tercatat ada nama Jonathan Santana dan Nestor Ortigoza.
Santana yang bermain untuk VFL Wolfsburg sudah tampil sejak tiga tahun lalu dan gelandang serang kelahiran Buenos Aires itu telah mengumpulkan 11 caps. Sedankan untuk Ortigoza baru dua caps.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Barrios yang mendapat kewarganegaraan Paraguay dari ibunya, sangat diharapkan kehadirannya mengingat Martino sudah kehilangan Salvador Cabanas yang masih dalam masa penyembuhan usai kepalanya tertembak Januari lalu.
Martino pun tak perlu ragu akan kemampuan Barrios karena striker 25 tahun itu tengah tajam-tajamnya di klubnya, Borussia Dortmund. Sebagai debutan, Barrios mencetak 15 gol musim ini dan berada di peringkat ketiga daftar topskorer sementara.
Sedangkan untuk Fabbro, gelandang 28 tahun itu sudah malang melintang di liga lokal Paraguay bersama Guarani sejak 2007 dan mendapat kewarganegaraan sana dengan harapan bisa dipanggil oleh Martino.
Kini semua keputusan ada di tangan Martino untuk memanggil keempat nama itu. Meski begitu, jalan Martino untuk itu tak mudah karena banyak masyarakat di sana mempertanyakan keputusannya memanggil para pemain keturunan itu.
"Tidak masuk di akal jika aku harus meninggalkan pemain yang penting. Orang-orang akan mempertanyakan jika aku kalah, bukan masalah menaturalisasi pemain," ucap Martino di Reuters.
Paraguay tergabung di Grup F bersama juara bertahan Italia, Slovakia dan Selandia baru.
Foto: Lucas Barrios, salah satu pemain Paraguay keturunan Argentina.(Reuters)
(mrp/din)











































