sepakbola

Ribery Tersandung Kasus

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Ribery Tersandung Kasus


- detikSepakbola

Paris - Karir cemerlang Franck Ribery terancam tercoreng akibat kasus di luar lapangan hijau. Bintang internasional Prancis dan Bayern Munich itu disebut-sebut terlibat hal yang memalukan: prostitusi.

Ribery selama ini dikenal sebagai pemain kalem karena menutup kehidupan pribadinya dari ekspos media massa. Boleh jadi, pemberitaan yang paling sering menerpanya adalah isu dia ingin meninggalkan Bayern Munich tak lama lagi.

Namun kali ini Ribery jadi headline di media lokal Prancis karena kasus yang bisa merusak nama baiknya. Seperti diberitakan sebelumnya, Ribery, Sdyney Govou dan seorang lagi pemain Prancis dipanggil oleh kepolisian setempat sebagai saksi atas adanya prostitusi yang melibatkan anak perempuan di bawah umur di sebuah klub malam yang terletak di Champs-Elysees.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Prancis, prostitusi adalah hal yang dilegalkan oleh pemerintah, namun yang melibatkan perempuan di bawah 18 tahun adalah pelanggaran hukum yang sangat berat.

Semula dikabarkan bahwa Ribery dan Govou menolak mentah-mentah bahwa mereka terlibat dalam aktivitas prostitusi tersebut. Khusus Ribery, ia diinterogasi polisi karena diyakini berteman dengan pemilik klub malam tersebut yang bernama Abou.

Sebuah isu terakhir yang beredar menyebutkan bahwa pemain berusia 27 tahun itu menjalin “relasi” dengan seorang perempuan di klub malam tersebut, tapi ia tidak tahu kalau masih di bawah umur.

Perkembangan kasus memalukan ini tentu masih akan dilakukan oleh pers Prancis, sebagaimana mereka masih "gregetan" dengan tim Les Bleus yang tidak meyakinkan untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2010, juga kontroversi sosok pelatih Raymond Domenech.

Jika Ribery terbukti bersalah, pria yang telah mempunyai dua anak perempuan itu bisa dihukum penjara maksimal tiga tahun dan denda 45 ribu euro atau sekitar 546 juta rupiah. Dan ini tentunya sebuah pukulan telak dalam persiapan Prancis menuju Afrika Selatan.

(mrp/a2s)











Hide Ads