Gelandang berusia 31 tahun itu mengungkapkan hal tersebut setelah mencetak satu gol dan membuat satu assist untuk membantu timnya, Kashima Antlers, menang 3-1 atas Yokohama F Marinos dalam lanjutan J-League hari Sabtu kemarin.
"Saya sadar, berat buat saya (masuk tim Piala Dunia)," ujarnya kepada media setempat. "Tapi bukan berarti peluang buat saya nol."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya, hubungan yang kurang rukun di antara mereka membuat sang pelatih mulai dingin lagi pada si pemain. Ogasawara mengkritik tim setelah bermain imbang 0-0 melawan Venezuela di laga ujicoba, dan Okada menyuruhnya tidak bawel.
Pemain terbaik Jepang 2009 itu, yang sempat menjadi bahan perdebatan ketika lebih diutamakan pelatih Philippe Troussier dibanding Shunsuke Nakamura di Piala Dunia 2002, mengaku tidak ingin menyerah.
"Saya tidak sedang merencanakan segalanya untuk masuk tim inti," tukas Ogasawara dikutip Reuters. "Tapi kalau bisa masuk tim untuk pelapis saja, saya akan merasa bahagia. Saya akan keluarkan uang sendiri untuk bisa ke sana."
Jepang, yang tak pernah meraih kemenangan dalam sejarah keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia di luar negerinya sendiri, akan bertemu Belanda, Kamerun dan Denmark di Grup E di Afsel.
(a2s/a2s)










































