Miccoli saat ini tampil impresif. Hingga giornata ke-36, pemain kelahiran 27 Juni 1979 itu sudah mempersembahkan 18 gol bagi Palermo. Jumlah ini membawanya berada di tempat ketiga daftar top skorer Seri A. Hampir sepertiga gol yang dibukukan oleh I Rosanero lahir dari Miccoli.
Dengan torehan ini wajar bila eks penyerang Juventus, Perugia, dan Fiorentina itu berharap bahwa dirinya dipanggil memperkuat Italia di Afrika Selatan. Namun sayang harapan itu tinggal harapan. Namanya tidak ada dalam skuad yang disiapkan pelatih Marcello Lippi dalam sesi latihan jelang Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana pun, saya baik-baik saja. Saya akan pergi ke pantai di Gallipoli dengan keluarga saya yang begitu berharga," imbuh pria yang memiliki sepuluh caps bersama Italia tersebut.
Bisa jadi karena sakit hatinya cukup "parah", Miccoli memutuskan untuk tidak menonton Piala Dunia dan pertandingan Italia. "Saya akan menonton Piala Dunia melalui teleskop saja. Yah yang jelas saya tidak akan menonton Piala Dunia. Andai saya harus menyalakan televisi, mungkin saya mau mendukung Portugal saja," selorohnya.
Ini bukan kali pertama Miccoli terbuang dari tim yang dikomandoi Marcello Lippi. Ketika masih memperkuat Juventus di tahun 2002 hingga 2004 --di mana ketika itu Lippi menjadi bos Bianconeri- Miccoli harus "terbuang" ke Perugia selama semusim.
"Soal ini (skuad Piala Dunia), saya tak mau menyalahkan siapa pun. Lippi adalah pelatihnya dan dia memiliki alasan atas keputusannya. Kini segala sesuatu tentang timnas tak membuat saya tertarik. Saya baik-baik saja, saya masih seperti biasanya," tutup Miccoli.
(nar/a2s)











































