Fabio Capello membawa empat orang penyerang di dalam skuad Inggris yang berisikan 23 orang. Selain Rooney, Capello juga memanggil Jermain Defoe, Peter Crouch dan Emile Heskey.
Dengan ketajaman yang dimilikinya musim ini--mencetak 34 gol dalam semusim--, Rooney dikedepankan menjadi penyerang utamanya. Maka, jadilah Defoe, Crouch dan Heskey berebut satu tempat tersisa di lini depan The Three Lions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan bagus lainnya adalah menandemkan Rooney dengan Heskey. Jika ditandemkan dengan penyerang Aston Villa tersebut, Rooney mencetak gol setiap 134 menit sekali. Inggris sendiri selalu mencetak gol dalam rata-rata 35 menit sekali kala keduanya berduet.
Opsi menandemkan Rooney dengan Defoe adalah pilihan terakhir mengingat catatan di antara keduanya tak terlalu bagus. Bersama Defoe, Rooney mencetak gol setiap 654 menit sekali. Sedangkan Inggris mencetak gol setiap 65 menit sekali ketika mereka menjadi tandem.
Capello sebenarnya masih punya satu opsi lagi, yakni memainkan Rooney sebagai penyerang tunggal. Namun, belakangan Rooney jarang mencetak gol jika dimainkan sendirian. Imbas jeleknya, seluruh pemain Inggris lainnya juga kesulitan mencetak gol dengan Rooney seorang di lini depan.
(roz/mrp)











































