Meski baru berusia 23 tahun, Piala Dunia 2010 kali ini bisa menjadi "Piala Dunia" ketiga baginya, meski yang dua sebelumnya ditambah embel-embel "junior". Ya, Mikel pernah menjadi anggota skuad Nigeria di Piala Dunia U-17 di Finlandia pada 2003 dan Piala Dunia U-20 di Belanda pada 2005.
Pada turnamen yang disebut terakhir, Mikel sukses membawa Nigeria sampai ke final, meski akhirnya ditaklukkan Argentina 1-2. Gelandang Chelsea ini sendiri sukses dinobatkan menjadi runner-up pemain terbaik turnamen di bawah Lionel Messi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idealnya, siklus Mikel akan lengkap jika dirinya bisa bermain di Piala Dunia senior tahun ini. Tetapi, apa daya cedera lutut yang tak kunjung membaik membuat siklus tersebut runtuh.
Sebenarnya gelandang yang juga pernah bermain di Norwegia ini sudah diikutsertakan dalam skuad resmi. Ia juga duduk di bangku cadangan dalam beberapa laga ujicoba. Tetapi, Mikel akhirnya memutuskan untuk menarik diri.
Mikel merasa bahwa dirinya tak akan bisa berbuat banyak untuk tim dengan cedera yang membekapnya. Oleh karenanya, ia hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan dan satu slot di skuad Nigeria terbuang percuma.
"Ini adalah cedera lutut yang sama dan saya tak mau membuatnya makin parah. Saya juga berpikir bahwa inilah yang terbaik bagi tim karena saya hanya akan membuang-buang satu tempat," ujarnya di situs resmi Chelsea.
"Saya mendoakan keberhasilan bagi tim saya dan saya tahu mereka bisa mengejutkan tim lain," tukasnya.
Posisinya kini digantikan oleh pemain asal klub Sochaux, Ideye Brown. Mikel pun bergabung dengan beberapa pemain lainnya yang terpaksa absen akibat cedera, salah satunya Rio Ferdinand.
(roz/a2s)











































