Emosi Rooney Akan Jadi Kunci, Asalkan ...

Emosi Rooney Akan Jadi Kunci, Asalkan ...

- Sepakbola
Selasa, 08 Jun 2010 12:01 WIB
Emosi Rooney Akan Jadi Kunci, Asalkan ...
Jakarta - Tempramen tinggi yang dimiliki Wayne Rooney merupakan sisi negatif dari striker Inggris tersebut. Jermain Defoe menilai hal itu justru bisa menjadi aset buat Inggris asalkan emosi itu bisa dikendalikan.

Rooney adalah pemain tangguh di atas lapangan. Penyerang milik Manchester United itu mampu mengontrol bola dengan baik, mengumpan akurat dan menendang bola dari jarak jauh. Ia juga tidak egois dan bekerja dengan melibatkan seluruh tim.

Akan tetapi, Rooney bukan tak memiliki kelemahan. Pemain terbaik Liga Inggris 2010 tersebut justru sering merugikan timnya di sejumlah pertandingan penting karena emosinya yang mudah 'meledak'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang terjadi pada Piala Dunia 2006 dimana Inggris disingkirkan oleh Portugal di perempatfinal. Kala itu Rooney diusir ke luar lapangan karena menerima kartu merah akibat cekcok dengan Ricardo Carvalho.

Meskipun saat ini tingkat kematangan Rooney sudah lebih baik dari empat tahun lalu, tetapi nyatanya sisi negatif ini relatif belum dapat dikendalikan oleh si pemain. Hal itu kembali ditunjukkan pemain 24 tahun tersebut kala bermain di dua partai ujicoba ketika melawan Jepang sembilan hari lalu dan Platinum Stars dinihari tadi.

"Jika bisa dikendalikan, saya pikir tempramen Wayne merupakan sebuah hal yang bagus," analisa Defoe dikutip Sporting Life.

"Ketika Anda mendapat api (semangat) itu di perut Anda sebagai seorang pemain (itu akan menjadi hal yang bagus). Jika Anda menghilangkan itu dari Wayne, maka dia tidak akan menjadi pemain yang sama (seperti sekarang)," lanjut bomber Tottenham Hotspur ini.

Produktivitas Rooney epanjang musim ini tak perlu diragukan lagi. I telah mengoleksi 34 gol di seluruh ajang yang diikutinya bersama MU.

Di timnas Inggris, Roo juga menjadi runner-up top skorer di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa dengan sembilan gol bersama Edin Dzeko (Bosnia-Herzegovina), dan hanya kalah satu gol dari Theofanis Gekas (Yunani). (nar/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads