Prancis Masih Terbelit Dua Problem

Prancis Masih Terbelit Dua Problem

- Sepakbola
Selasa, 08 Jun 2010 17:40 WIB
Prancis Masih Terbelit Dua Problem
Knysna - Meski bukan salah satu unggulan, Prancis tetap dijagokan menjuarai Piala Dunia 2010. Tapi menjelang dimulainya turnamen itu, Les Blues dinilai masih mengalami krisis pede dan kepemimpinan.

Tidak bisa dipungkiri prestasi Prancis menurun jauh sejak era Zinedine Zidane. Di bawah kepemimpinan Zizou, Prancis sukses menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Meskipun gagal di tiga kejuaraan besar selanjutnya yakni Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2004, 2008 namun Zidane berhasil membawa tim 'Ayam Jantan' kembali berjaya. Prancis sukses menembus final Piala Dunia 2006 meskipun pada akhirnya harus mengakui ketangguhan Italia yang akhirnya menjadi juara dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandingkan dengan Prancis saat ini sepeninggal Zidane yang memutuskan pensiun empat tahun lalu. Pasukan yang dibesut Raymond Domenech ini bagai kehilangan tajinya. Prancis gagal total di gelaran Piala 2008 usai tersingkir di fase grup. Negara pusat mode dunia ini hanya berhasil mengemas satu angka hasil dari dua kali kalah dan satu kali seri.

Sedangkan untuk lolos ke Afrika Selatan, Prancis harus bersusah payah meskipun diperkuat sejumlah pemain bintang macam Franck Ribery, Nicolas Anelka, Patrice Evra. Juara Eropa dua kali ini harus melewati babak playoff melawan Irlandia Utara dan lolos berkat gol kontroversial Thierry Henry.

Prancis saat ini tinggal menyisakan Thierry Henry, anggota era emas Prancis sekaligus pemain yang paling berpengalaman. Sayangnya mantan kapten ini hanya akan bermain dari bangku cadangan sementara Evra yang baru-baru ini ditunjuk menjadi suksesor masih kurang pengalaman sebagai pemimpin rekan-rekannya di atas lapangan.

"Kami kekurangan sedikit hal bagi kami untuk menjadi sebuah tim yang bagus, sebuah tim yang sangat bagus," sahut winger Sidney Govou kepada AP yang dikutip Yahoo Sports.

Hal serupa juga diungkapkan Marcel Dessaily yang merupakan salah satu pemain era Emas Prancis. Di dalam kolomnya di sebuah surat kabar Afrika Selatan, mantan bek Chelsea itu menyoroti soal kurangnya kepercayaan diri tim Prancis saat ini dan perubahan skema yang diterapkan Domenech.

"Pada 2006, masih ada Fabian Barthez, Lilian Thuram, Patrick Vieira, Claude Makalele, Zinedine Zidane dan Thierry Henry - pemain kaya pengalaman. Generasi muda seharusnya membawa antusiasme tapi hal itu kini tidak ada," tulis Dessaily.

"Mereka kini sudah mendekati akhir persiapan dan seharusnya berada di performa terbaik tapi saya terganggu yang kami masih belum memiliki starting line-up dan belum menentukan taktik yang akan dipakai."

(nar/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads