Laju Inggris di Piala Dunia 2006 silam hanya sampai babak perempatfinal saja. Kala itu 'Tiga Singa' ditundukkan Portugal setelah sebelumnya Rooney terkena provokasi lawan sehingga dikartu merah.
Rekannya di timnas Inggris, Frank Lampard, sebelum ini sudah melontarkan penilaian bahwa Rooney saat ini sudah tak lagi seperti dulu. Emosinya, kata Lampard, tak lagi meledak-ledak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, tak sekali-dua Rooney mengucapkan kata-kata kasar kepada Jeff Selogilwe, wasit di laga itu, yang juga memberinya sebiji kartu kuning.
"Rooney menghinaku, dia bilang 'F*** you'. Dia harus belajar mengendalikan emosinya. Di Piala Dunia, dia bisa saja dikartu merah jika menggunakan bahasa seperti itu," kata Selogilwe di Sky Sports.
"Jika dia menghina wasit sepertiku maka dia juga akan menggunakan bahasa vulgar semacam itu kepada wasit lain. Mungkin para pemain Inggris berpikir, 'Ini cuma laga ujicoba, kami bisa bertindak seenaknya dan wasit tidak seprofesional itu," cibir sang wasit.
Meski begitu, Rooney tetap dibela rekan senegaranya yang juga teman satu klubnya di Manchester United, Rio Ferdinand. Kapten Inggris yang bakal absen di Piala Dunia 2010 itu menilai insiden Rooney ini terlalu dibesar-besarkan.
"Saya yakin dia (Rooney) sudah mengucapkan kata-kata yang lebih kasar di partai-partai Liga Primer Inggris. Tapi ada di sini sebelum Piala Dunia membuat semuanya jadi lebih megah."
"Orang-orang harus sadar bahwa ini kan cuma laga latihan, bukan partai resmi," lugas Ferdinand santai.
Apapun, temperamen Rooney tetap harus jadi perhatian kubu Inggris. Sebagai pemain andalan skuad St George Cross, tim lawan sudah pasti akan mengincar celah itu dan berusaha sebisa mungkin memancing emosi Rooney.
(krs/key)










































