Selama ini Messi hampir selalu diidentikkan dan dikomparasikan dengan Maradona. Bahkan hal ini juga menimbulkan julukan Messidona bagi pesepakbola Barcelona tersebut.
Messi disamakan dengan Maradona bukan sekadar menilik dari postur tubuh dan skill, namun di balik itu semua ada harapan dari rakyat Argentina agar Albiceleste kembali berjaya di pentas sepakbola dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain berkepala plontos itu sempat satu tim dengan "Si Tangan Tuhan" ketika sama-sama memperkuat Boca Juniors di tahun 1996. Tahun ini bersama Messi, pemain pilar Sampdoria di pertengahan tahun 1990-an itu sama-sama memperkuat Argentina di Piala Dunia.
"Bermain bersama Maradona sungguh luar biasa. Kepribadiannya penuh energi. Maradona merupakan seseorang yang vokal dan menjadi pemimpin," tukas Veron seperti dikutip dari Sky Sports.
"Sementara Leo adalah kebalikannya. Ia lebih patuh dan seorang pemalu. Menurut saya dia juga merasakan hal ini," lanjut pemain berusia 35 tahun tersebut.
"Leo merupakan seseorang yang masih rentan, cenderung merasa rendah atau setidaknya merasa tak nyaman. Dia memang masih anak-anak," pungkas pemain yang juga pernah memperkuat Chelsea dan Manchester United tersebut.
Sebagai pemain senior, tentunya tugas Veron untuk menjadi penghubung antara pelatih dengan tim. Selain itu, menjadi kewajiban Veron pula untuk membimbing Messi dan ia siap untuk melakukan itu.
Foto: Lionel Messi dan Diego Maradona dalam sesi latihan di Buenos Aires, Argentina, menjelang laga kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, Maret 2009 (Getty Images)
(nar/a2s)











































