Layaknya pendukung sepakbola di belahan mana pun di dunia ini puluhan warga Cikini mencoret wajah dengan cat sesuai warna bendera kesukaannya. Tak hanya itu, mereka juga mengibarkan bendera-bendera tim yang berlaga di Afrika Selatan.
Lalu konvoi pun melewati jalan Thamrin-Sudirman-Casablanca-Rasuna Said dan kembali ke Cikini menggunakan sepeda motor sebuah Metro Mini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
di RT 3/3, Jl Raden Saleh, Kamis (11/6/2010).
Di salah satu gang, sepanjang 200 meter, berbagai media dimural atau dicat pernak-pernik Piala Dunia. Termasuk balai RW, WC umum dan telepon umum tidak luput dari kreasi warga setempat. "Kalau desainnya, ya mengambil di internet atau majalah. Kita beli cat lalu kita lukis," imbuhnya.
Sebelum konvoi, tidak lupa wajah dicoret dengan cat (body painting) bendera peserta piala dunia. Kebanyakan mereka memoles wajah dengan bendera Brasil, Inggris dan Jerman.
Masing-masing memberikan tanda dukungan untuk kesebelasan yang didukung. "Cheerss..." seru peserta konvoi saat dipotret wartawan.
(roz/a2s)











































