Kewaspadaan yang dirasakan oleh AS terhadap Rooney cukup beralasan. Rooney yang menjadi ujung tombak utama pasukan Three Lions menampilkan performa yang ciamik sepanjang babak kualifikasi.
Total Roo telah mengemas sembilan gol dari 10 laga kualifikasi yang dilakoni Inggris. Torehan ini menempatkannya menjadi runner-up pencetak gol terbanyak di zona Eropa di bawah Theofanis Gekas dari Yunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika kami bisa meredam Rooney kami akan memiliki kesempatan (untuk menang), jika tidak maka tentu saja kami tidak mungkin mendapatkannya," ungkap Bob Bradley, pelatih tim AS seperti diberitakan The Sun.
"Dia merupakan seorang pemain yang hebat. Kami semua menghormati dia sebagai seorang pemain. Dia pemain yang berpengalaman dan seorang kompetitor. Dan kami harus mencoba untuk bersaing di level yang yang sama dengan permainan dia."
Dalam tujuh dari sembilan laga yang mempertemukan keduanya, tim 'Tinga Singa' selalu berhasil menerkam The Yanks. Meski Bradley tidak menyangkal bahwa Inggris bakal menyulitkan pasukannya tetapi ia mengaku tidak terkejut andai kata timnya bisa meraih kemenangan.
"Apakah saya mengharapkan kemenangan? Saya akan menjawab 'iya' karena semua pekerjaan yang sudah kami lakukan dan apa yang kami yakini di tim kami," lanjut pelatih berkepala berusia 52 tahun tersebut.
"Kammi akan melangkah ke lapangan dan meyakini kami bisa menang. Mungkin itu dibilang sikap tidak hormat kepada lawan dan kami tahu itu akan membutuhkan sebuah usaha yang keras, sangat keras," demikian Bradley.
(nar/krs)










































