Sama seperti Messi, Di Maria adalah salah satu talenta muda terbaik yang pernah dihasilkan oleh Argentina. Usianya baru 22 tahun--lebih muda setahun dari Messi yang Juni nanti akan berumur 23--, namun keahlian mengolah bolanya sudah mendapatkan pengakuan.
Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya klub raksasa Eropa yang mengincarnya. Real Madrid adalah salah satu yang gencar mengejar gelandang Benfica itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk level klub, pemain yang lahir pada 18 Februari ini baru saja membawa Benfica memenangi Liga Portugal, yang mana dilengkapi juga dengan keberhasilan memenangi Piala Liga Portugal.
"Dia adalah pemain yang spektakuler, dia terbina dengan baik," ujar Diego Maradona di situs resmi FIFA.
Kini, tinggal Nigeria, yang akan jadi lawan Argentina hari ini, Sabtu (12/6/2010) malam WIB, untuk mewaspadainya. Terlalu berkonsentrasi pada Messi bisa jadi bukan ide yang bagus. Sebab, Di Maria sendiri pernah mengalahkan Nigeria meski untuk skala turnamen yang lebih kecil.
Ya, kala menjuarai Olimpiade dua tahun silam, lawan yang ditundukkan adalah Nigeria. Argentina menang 1-0 dengan Di Maria menjadi pencetak gol tunggal tersebut.
"Saya punya banyak kenangan indah terhadap Olimpiade dan final melawan Nigeria. Gol tersebut berarti banyak buat saya," tukasnya.
(roz/nar)











































