Pada sesi latihan, Sabtu (12/6/2010) kemarin, Dunga memberi instruksi agar latihan tim Brasil dilakukan tertutup menyusul laporan perihal terjadinya friksi antara Dani Alves dan Julio Baptista.
Entah karena masih tak suka dengan munculnya rumor tersebut, atau memang ingin merahasiakan strategi pertandingan, Dunga kembali memberlakukan latihan tertutup pada sesi berikutnya pada hari Minggu (13/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan Reuters, kekecewaan ternyata bukan hanya melanda kalangan jurnalis. "Sebelum Piala Dunia, kami sudah mengajukan rencana kerja tapi pelatih yang menentukan bagaimana (mekanisme) dalam latihan," sesal juru bicara timnas Brasil Rodrigo Paiva.
Meski begitu, para pemain tampaknya mendukung penuh keputusan Dunga dalam memberlakukan latihan tertutup. Toh hal itu ada manfaatnya juga dalam memberikan kejutan untuk lawan.
"Di Portugal seperti ini, terkadang Anda bisa melihat para pemain lari-lari kecil, terkadang tidak sama sekali. Saya pikir itu sangat membantu. Artinya lawan jadi tak banyak mengetahui tentang tim," kata gelandang Brasil Ramires yang bermain untuk klub Benfica.
Jadi, memang ada strategi rahasia, Dunga?
(krs/roz)











































