Blunder Kiper Bakal Berlanjut?

Blunder Kiper Bakal Berlanjut?

- Sepakbola
Senin, 14 Jun 2010 21:44 WIB
Blunder Kiper Bakal Berlanjut?
Jakarta - Ajang Piala Dunia selalu menyajikan drama. Cerita menarik tidak hanya dari gol-gol yang tercipta, namun bisa juga dari kesalahan pemain. Blunder kiper salah satunya.

Cerita terbaru muncul dari kiper Aljazair Faouzi Chaouchi. Saat melawanΒ  Slovenia di Peter Mokaba Stadium di Polokwane, Minggu (13/6/2010), ia gagal menepis tendangan jarak jauh Robert Koren. Padahal bola sudah dalam jangkauanΒ  Chaouchi. Akibatnya, Aljazair tertunduk lesu karena kalah 0-1.

Usai pertandingan, Chaouchi tidak sanggup menahan emosi. Ia langsung menuju bus yang membawanya kembali ke hotel dan menangis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalian bisa melihat isak tangis di matanya dan dia tidak bisa menahannya," kata fans Aljazair Mohammad Dahbi. "Menyedihkan untuk negaranya tapi itu bukan salahnya. Setiap orang bisa membuat kesalahan dan hal-hal merugikan bisa terjadi gara-gara bolanya," imbuh Dahbi seperti dikutip Yahoosports, Senin (14/6/2010).

Kiper Inggris Robert Green punya kisah serupa. Tendangan Clint Dempsey dari Amerika Serikat (AS) tak mampu ditahan meski bola sempat menyentuh tangan kiper berusia 30 tahun tersebut.

Sejumlah pihak menilai, baik Green maupun Chaouchi seharusnya bisa membuat penyelamatan dengan mudah. Bola Adidas Jabulani pun kemudian jadi sasaran pelampiasan.

"Sudah jelas, itu karena bolanya," kata bek Aljazair Madjid Bougherra. "Kalian bisa lihat bola itu datang, tapi setelah memantul di depan mereka tiba-tiba bolanya hilang dan tak terkendali," tambahnya.

Tapi kesalahan kiper bukan hanya terjadi tahun ini saja. Khusus untuk tim Inggris, pada Piala Dunia 2002, David Seaman membuat blunder saat menghadapi Brasil di perempatfinal. Seaman, yang kala itu masih berambut gondrong, gagal mengantisipasi tendangan bebas Ronaldinho.

Kesalahan mantan kiper Arsenal itu adalah penempatan posisinya yang terlalu maju dari gawang. Terhentilah perjalanan Inggris di Korea-Jepang karena kalah 1-2.

Dalam partai kualifikasi Euro 2008 menghadapi tuan rumah Kroasia, Paul Robinson dari Inggris juga ikut membuat blunder. Saat itu, Three Lions dalam posisi tertinggal 0-1.

Di menit ke-69, bencana datang bagi Robinson. Sebuah backpass lemah dari bek Gary Neville tak mampu dikuasainya. Bola bergulir menembus gawang Robinson. Inggris pun pulang dengan kekalahan pahit 0-2.

Blunder Green maupun Chaouchi memang berakibat fatal bagi tim mereka masing-masing. Namun, masih ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tersebut dengan bermain lebih fokus dalam sisa pertandingan ke depan. Tapi, tentuΒ  saja jika pelatih masih memberi kepercayaan. Akankah kisah blunder kiper ini berlanjut dengan tim lain?
(mad/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads