Senna yang pemain naturalisasi asal Brasil dinilai banyak pengamat sebagai kepingan puzzle yang hilang selama ini dari tim Spanyol. Keberadaannya di lini tengah Spanyol bersama Xavi Hernandez dua tahun lalu jadi pusat permainan tim.
Usai Piala Eropa dan tongkat kepelatihan pindah ke tangan Vicente Del Bosque peran Senna sebenarnya masih vital. Namun cedera dan inkosistensi penampilan Senna bersama Villarreal musim ini membuatnya kehilangan tiket ke Afrika Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ya penampilan pemain yang baru berusia 21 tahun itu bersama Barcelona dalam dua musim terakhir memang tengah menanjak. Di tengah kepungan para pemain senior dan bintang asing, Busquets bisa menempatkan dirinya sebagai pilar kesuksesan Barca merebut tujuh trofi termasuk gelar juara La Liga kemarin.
Sejak debutnya pada 16 Februari tahun lalu, Busquets sudah mengumpulkan 13 caps. Kini di Piala Dunia pertamanya pemain berposisi gelandang bertahan itu siap memberikan yang terbaik jika dipercaya Del Bosque sebagai pemain inti pada laga perdana kontra Swiss 16 Juni malam nanti
"Sampai saatnya momen itu (pertandingan kontra Swiss), aku belum mengetahui apakah aku akan bermain. Tapi yang pasti aku merasa antusias untuk itu," ucap Busquets seperti dilansir Yahoosports.
"Aku membawa sesuatu yang berbeda dari Marcos Senna. Namun yang terpenting adalah aku menjadi bagian dari tim ini," pungkas lulusan Akademi La Masia itu.
(mrp/krs)











































