Baru 14 bulan lalu Mueller masih main di kompetisi Divisi Tiga bersama tim lapis kedua Bayern Muenchen. Tengok dia saat ini, sosok Mueller sudah meroket.
Membela tim senior Bayern, Mueller sudah mencicipi final Liga Champions. Di level internasional, di masuk skuad Piala Dunia 2010 dan bahkan ikut sumbang gol dalam pesta kemenangan 4-0 atas Australia, Senin (14/6/2010) dinihari WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pujian Der Bomber tak berhenti sampai situ. Pemilik catatan 365 gol Bundesliga dalam 427 laga dan 14 gol di Piala Dunia itu bahkan tak sungkan menyampirkan predikat dahsyat untuk yuniornya.
"Buatku, dialah 'Mister Gol'. Dia punya segalanya yang dibutuhkan seorang penyerang dan jika dia bebas cedera maka dia akan bisa mencapai banyak hal. Apalagi dia itu bocah yang baik,' lantang Gerd Mueller.
Thomas Mueller, yang baru mencatatkan tiga caps untuk Jerman, jelas senang bukan kepalang mendengar pujian Gerd Mueller tersebut. "Saya kenal Gerd Mueller dari tim amatir Bayern dan tentu saja kami punya hubungan nama (tak ada pertalian saudara --red), walau kami berbeda."
"Tapi saat Anda dipuji seseorang yang punya 365 gol, jelas ini penting. Saya tak tahu apa bisa mencapai jumlah itu tapi saya akan berusaha mendekatinya sesegera mungkin," papar Thomas.
Selain punya nama belakang sama, ada satu hal lagi kesamaan Thomas dengan Gerd. Keduanya sama-sama berbalut nomor punggung 13.
"Para pemain senior mendapat kesempatan memilih duluan, jadi saya hanya tinggal kebagian nomor 13, 14 dan 4. Saya hanya tak bisa menahan diri untuk mengambil nomor (13) itu," lugas Thomas.
'Mister Gol' Der Panzer era 2010 itu baru akan punya kesempatan lain unjuk gigi saat Jerman menghadapi Serbia, Jumat (18/6/2010).
(krs/mrp)











































