Trio Palacios Ciptakan Sejarah

Jelang Honduras vs Chile

Trio Palacios Ciptakan Sejarah

- Sepakbola
Rabu, 16 Jun 2010 07:01 WIB
Trio Palacios Ciptakan Sejarah
Nelspruit - Piala Dunia kali ini adalah penampilan kedua bagi Honduras. Namun tim berjuluk La H ini sudah bikin sejarah yang belum pernah diraih negara lain di Piala Dunia. Apa itu?

Pertama kali negara asal Zona CONCACAF ini tampil di Piala Dunia adalah di Spanyol 1982. Saat itu Honduras gagal lolos setelah jadi juru kunci grup yang dihuni Spanyol, Irlandia Utara dan Yugoslavia.

Setelah menunggu selama 28 tahun impian Honduras mencicipi Piala Dunia pun tercapai setelah menempati peringkat ketiga kualifikasi di bawah Amerika Serikat dan Meksiko. Sebuah kegembiraan besar bagi negara yang berpenduduk hanya sekitar 7 juta jiwa itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tergabung bersama favorit juara Spanyol, Swiss dan Chile di Grup H sudah tentu menyulitkan langkah tim asuhan Reinaldo Rueda itu lolos ke fase 16 besar. Namun sebelum meniti langkah ke sana Honduras sudah menorehkan catatan apik dalam sejarah 19 kali penyelenggaraan Piala Dunia.

Hal ini terkait dengan keberadaan Palacios bersaudara, Jerry, Wilson dan Johny, dalam skuad Rueda. Honduras jadi negara pertama mempunyai tiga pemain bersaudara kandung dalam satu tim.

Dari ketiga nama itu anak kedua yaitu Wilson Palacios (25 tahun) mungkin yang paling tenar karena ia bermain di klub Liga Inggris Tottenham Hotspur dan jadi lebih senior dari kakak atau adiknya dengan 70 caps dan empat gol.

Jerry Palacios (28 tahun) si sulung yang bermain di klub lokal Cina Hangzhou Nabel Greentown cuma punya 11 caps dan empat gol. Kehadirannya pun terbilang beruntung karena sebetulnya ia tak termasuk dalam skuad final namun akhirnya masuk sebagai pengganti Julio Cesar Leon yang cedera beberapa hari lalu.

Yang terakhir si bungsu Johny Palacios (23 tahun) baru punya lima caps dan bermain di klub lokal Olimpia.

Ketiganya pun secara khusus ingin mempersembahkan penampilan mereka di Afrika Selatan untuk mendiang adik paling bungsu Edwin yang tewas tahun lalu akibat kasus penculikan.

"Apa pun yang kulakukan dalam sepakbola semua untuk Edwin. Ia melihatku dari alam sana," tegas Wilson saat mendarat di Afsel beberapa waktu seperti dilansir AFP.
(mrp/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads