Senderos memang dilahirkan di Jenewa ibukota Swiss dan menghabiskan masa mudanya di tim junior Servette yang merupakan klub lokal sana. Namun pemuda kelahiran 14 Februari 25 tahun lalu itu ternyata memiliki darah Spanyol yang berasal dari ayahnya.
Dalam perkembangannya menjadi pesepakbola profesional seperti sekarang ini, Senderos memilih membela tanah kelahirannya Swiss. Sejak melakoni debutnya lima tahun lalu Senderos sudah mengumpulkan 39 caps dan lima gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jelas laga tersebut disambut gembira Senderos yang sudah menganggap Spanyol sebagai rumah keduanya. Dan ia pun berjanji tampil sebaiknya untuk menyulitkan Spanyol yang merupakan unggulan di Piala Dunia kali ini.
"Ya ini adalah pertandingan yang sangat penting dalam karirku. Karena ayahku berasal dari Spanyol dan aku tumbuh besar bersama semua sepupuku di Spanyol di mana aku menghabiskan musim liburan panasku di sana. Aku sangat dekat dengan negara ini," tutur Senderos yang dilansir Reuters.
"Ini pertama dalam karirku aku melawan Spanyol. Aku doakan yang terbaik untuk Spanyol namun tentu aku adalah seorang Swiss. Aku lahir di Swiss dan sangat bangat mengenakan warna (Merah) ini," tegasnya.
"Kami tidak punya beban berat besok dan Spanyol yang mendapat beban berat itu. Mereka mau memulai kompetisi ini dengan baik dan mudah-mudahan kami dapat menyulitkan mereka," pungkas bek yang fasih berbicara Inggris, Prancis, Spanyol, Italia dan Jerman itu.
(mrp/key)











































