Sejarah 24 tahun silam itu terbawa Maradona menjelang pertemuan timnya melawan Korsel petang ini, Kamis (17/6/2010) pukul 18.30 WIB. Ia akan bertemu lagi dengan Huh, anggota skuad "Ksatria Taeguk" yang di Meksiko betul-betul menjadi "musuhnya".
Saking banyaknya tekel keras hampir selama 90 menit di Meksiko, yang dialamatkan pemain-pemain Korsel -- termasuk Huh -- terhadap dirinya, Maradona sampai menyebut pertandingan itu lebih menyerupai taekwondo ketimbang sepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Huh juga tak melupakan memori itu karena itulah kali pertama ia bermain di Piala Dunia. Ia juga terus mengingat pemain bernomor punggung 10 itu, yang dari situlah namanya menjulang ke puncak, dengan memimpin Tim Tango menjadi juara dunia untuk kali kedua setelah 1978.
Huh, yang meninggalkan foto sedang menebas Maradona di udara, yang eskpresinya menjerit kesakitan, mengakui ketika itu Korsel begitu terintimasi dengan nama besar Argentina. Dan itu akan ia hindarkan pada anak-anak buahnya.
"Kalau Anda terlalu terintimidasi dan kehilangan kepercayaan diri, Anda takkan mencapai apa-apa. Itu sebabnya saya meminta anak-anak bermain enjoy saja."
Kemenangan tidak cuma melempangkan Korsel untuk ke babak 16 besar, tapi juga membalas kekalahan Huh pada Maradona -- Argentina menang 3-1. Tim Negeri Ginseng juga belum pernah mengalahkan Albiceleste karena di pertemuan kedua di Seoul pada 2003, dalam friendly game, mereka kalah 0-1.
Di pertandingan pertama masing-masing Korsel menundukkan juara Eropa 2004 Yunani dengan skor 2-0, sedangkan Argentina mengatasi salah satu macan Afrika, Nigeria, lewat gol tunggal Gabriel Heinze. (a2s/roz)











































