Di atas kertas Inggris jelas bukan lawan sepadan untuk Aljazair yang merupakan tim underdog di Grup C. Namun, Aljazair tentu tak mau langsung mengalah dan siap memberikan perlawanan maksimal pada Sabtu (19/6/2010) dinihari WIB.
Demi mengupayakan hal itulah acara nonton bareng tersebut digelar, Rabu (16/6/2010) waktu setempat. Nadir Belhadj cs tak sembarang nonton film karena yang dipilih adalah tontonan untuk membangkitkan semangat juang mereka untuk laga lawan Inggris nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku belum pernah melihatnya. Itu sangat menyentuh dan bagus sekali kami bisa menghabiskan waktu bersama. Ini adalah hal yang diperlukan," kata geladang Hassan Yebda di Reuters.
Inggris sepertinya tak boleh meremehkan daya juang para pemain Aljazair karena menurut Yebda hal itulah yang sudah membawa mereka ke Afrika Selatan.
"Saat kami ada di Sudan kami punya obsesi untuk menang dan itulah yang bikin kami menang lawan Mesir. Jika kami kalah di laga itu kami akan tersingkir. Hal sama terjadi nanti (lawan Inggris). Kami harus masuk ke lapangan dengan obsesi serupa," tegas Yebda.
Sebelumnya tim-tim underdog juga sudah memberikan kejutan masing-masing ketika menghadapi tim favorit. Korea Utara, misalnya, yang menyulitkan Brasil walau kalah 1-2 dan Swiss yang bahkan sukses menggulung juara Eropa Spanyol 1-0.
"Saya pikir kami takkan main persis sama seperti Korut lawan Brasil atau Swiss kontra Spanyol. Kami akan tampil beda karena kami punya komponen pemain yang tidak sama. Anda membangun tim berdasarkan karakteristik pemainnya," kata Pelatih Rabah Saadane.
(krs/mrp)










































