Kiper Starter Masih 'Misterius'

Jelang Inggris vs Aljazair

Kiper Starter Masih 'Misterius'

- Sepakbola
Jumat, 18 Jun 2010 08:46 WIB
Kiper Starter Masih Misterius
Jakarta - Robert Green bikin kesalahan fatal di laga pertama Inggris. Belum ketahuan apakah dia akan dipasang pada laga kedua karena Fabio Capello memang masih merahasiakan.

Laga pertama Inggris di Piala Dunia 2010, Minggu (13/6/2010), dijalani dengan kurang mengesankan. Menghadapi Amerika Serikat, Steven Gerrard bikin gol cepat tapi kesalahan Green di bawah mistar membuat Clint Dempsey bisa menyamakan skor jadi 1-1.

Pasca kesalahan tersebut, staf kepelatihan Inggris dikabarkan sudah mengamati bagaimana pemulihan psikologis sang kiper. Konon Capello dan stafnya cukup puas dengan hasilnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua pemain bisa bikin kesalhan, penyerang, kiper atau bek. Saya harus memilih para pemain berdasarkan apa yang bisa mereka tawarkan ke tim, bukan dari kesalahan-kesalahannya," bela Capello di Guardian.

Akan tetapi, penampilan Green sendiri dilaporkan seperti belum memberikan rasa aman. Dalam sesi latihan, Kamis (17/6/2010) waktu setempat, dia tampil gugup sehingga membuat dua tembakan dari pelatih kiper Ray Clemence masuk ke dalam gawangnya.

Entah memang belum yakin benar dengan Green atau sekadar karena kebiasaan belaka, Capello ternyata belum mau mengungkapkan siapa-siapa saja yang akan tampil dalam laga kedua menghadapi Aljazair, Sabtu (19/6/2010) dinihari WIB.

"Saya akan bicara kepadanya (Green) hari Jumat, bukan sebelumnya. Saya memilih Green (untuk melawan AS) karena dia dalam performa bagus dan sudah bermain bagus di paruh pertama ujicoba lawan Meksiko di Wembley."

"Tapi masalah utama untuk kiper adalah bolanya: terkadang bolanya memantul lebih tinggi dari biasanya. Kami akan memutuskan," lugas Capello.

Capello mentah-mentah membantah bahwa keputusannya dengan tak langsung memberitahukan siapa pemain, dan khususnya kiper, pilihannya untuk pertandingan akan membawa dampak buruk.

"Tidak. Memang kenapa? Semua pemain sudah siap dan fokus. Tak ada masalah. Saya selalu seperti ini, itulah cara saya dan saya lebih suka tak mengubahnya."

"Sebenarnya memang tak selalu begitu. Pada tahun pertama saya di manajemen (saat di Milan) saya biasa menyampaikan kepada pemain apakah mereka terpilih atau tidak sehari sebelumnya setelah makan malam. Tapi tahun itu ada tiga kali cedera satu hari setelahnya dan orang lain yang harus main. Jadi saya berhenti dan tidak pernah lagi melakukannya sejak itu," papar si Italiano.
(krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads