Pertemuan pertama itu terjadi di Enschede, Belanda, di laga ujicoba pada 5 September 2009. Kala itu Wasley Sneijder dkk memang 3-0 lewat gol-gol Robin van Persie, Sneijder, dan Klaas Jan Huntelaar.
Meski menang, kubu Belanda sangat tidak puas dengan performa mereka. Pelatih Bert van Marwijk bahkan meminta maaf atas kelakuan beberapa anak buahnya di lapangan yang bermain sangat kasar menjurus kotor, antara lain karena frustrasi dengan solidnya pertahanan skuad "Samurai Biru".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Catatan positif lain buat kesebelasan Van Marwijk adalah mereka tak pernah kalah dalam 20 pertandingan, sejak ditekuk Australia 1-2 di Eindhoven pada September 2008.
Dari pihak Jepang, kemenangan 1-0 atas Kamerun di laga pertama Grup E adalah yang pertama meraka capai di Piala Dunia yang tidak digelar di negara mereka (2002). Itu sekaligus mengakhiri empat kekalahan beruntun yang dialami tim arahan Takeshi Okada itu.
Total sejauh ini, dari 11 partai Piala Dunia mereka menang tiga kali, seri dua kali, dan kalah enam kali. Jepang selalu bertemu tim Eropa di pertandingan kedua babak grup Piala Dunia. Hasilnya, mereka kalah 0-1 dari Kroasia (1998), 0-1 dari Rusia (2002), dan 0-0 dengan Kroasia (1006).
Tempat: Moses Mabhida Stadium, Durban
Kapasitas: 44.000
Waktu: 19 Juni, 18.30 WIB
Wasit: Hector Baldassi (Argentina)
Ranking dunia: Belanda 4, Jepang 45
Kemungkinan susunan pemain:
Belanda: Maarten Stekelenburg, Gregory van der Wiel, John Heitinga, Joris Mathijsen, Giovanni van Bronckhorst, Dirk Kuyt, Mark van Bommel, Wesley Sneijder, Nigel de Jong, Rafael van der Vaart, Robin van Persie
Jepang: Eiji Kawashima, Yuki Abe, Yuji Nakazawa, Tulio, Yuichi Komano, Yuto Nagatomo, Yoshito Okubo, Yasuhito Endo, Makoto Hasebe, Daisuke Matsui, Keisuke Honda
(a2s/a2s)











































