Tim berjulukan The Black Stars itu sedang melakoni Piala Dunia-nya yang kedua. Empat tahun lalu mereka melakoni debut dan langsung menembus babak 16 besar, sebelum dihentikan Brasil dengan skor 0-3.
Di tiga pertandingan grup kala itu, Ghana kalah 0-2 dari Italia, kemudian menang 2-0 atas Republik Ceko dan 2-1 atas Amerika Serikat. Seyogyanya mereka panas berpuas hati dengan pencapaian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghana juga akan mewakili Afrika karena laga tersebut akan menjadi pertandingan ke-100 yang melibatkan tim-tim benua hitam itu. Kabar baik lainnya, gelandang andalan asal Inter Milan, Sulley Muntari, dipastikan fit untuk tampil, setelah absen di partai pertama.
Di kubu Australia, kekalahan telak 0-4 dari Jerman jelas merupakan kerugian. Paling tidak, mereka sudah kebobolan banyak gol, apabila setelah matchday ketiga, selisih gol diperhitungkan untuk menentukan tim yang lolos. Maklum, jika mereka bisa menang malam ini, itu berarti keempat tim di Grup D sama-sama memiliki nilai tiga.
Kabar baik buat tim asuhan Pim Verbeek adalah pemain kawakan Harry Kewell kemungkin besar bisa dimainkan sebagai starter, untuk menutup kekosongan posisi Tim Cahill yang terkena kartu merah saat melawan Jerman.
Ini adalah Piala Dunia ketiga buat Australia. Dua yang pertama adalah di than 1974 dan 2006. Di edisi terakhir, Socceroos lolos ke putaran kedua sebelum disingkirkan Italia.
Tempat: Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
Kapsitas: 44.000
Waktu: 19 Juni, pukul 21.00 WIB
Wasit: Roberto Rosetti (Italia)
Rangking dunia: Ghana 32, Australia 20
Kemungkinan susunan pemain
Ghana: Richard Kingson, John Pantsil, John Mensah, Isaac Vorsah, Hans Sarpei, Anthony Annan, Sulley Muntari, Dede Ayew, Kevin-Prince Boateng, Asamoah Gyan, Prince Tagoe
Australia: Mark Schwarzer, Lucas Neill, Craig Moore, Scott Chipperfield, Luke Wilkshire,Mark Bresciano, Jason Culina, Vince Grella, Brett Emerton, Harry Kewell, Josh Kennedy. (a2s/a2s)










































