Federasi Sepakbola Prancis memutuskan untuk memulangkan Anelka karena pemain yang bersangkutan menolak minat maaf atas kata-kata yang dinilai menghina pelatihnya sendiri, Raymond Domenech.
Kondisi ini tentu makin memperberat langkah Prancis yang dibebani target wajib menang di laga hidup-mati mereka melawan Afrika Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapten Prancis Patrice Evra menuding keterlibatan orang dalam di balik mencuatnya problem yang memilukan ini.
"Masalahnya bukan pada anelka. Tapi ada pengkhianat di antara kami. Bagaimana masalah ini bisa bocor ke publik? Semua ini disebarkan oleh seseorang dalam kelompok ini yang berharap timnas Prancis terhina," tegas bek Manchester United itu seperti dilansir dari Associated Press.
(nar/krs)











































