Italia yang berstatus sebagai juara bertahan tentunya diunggulkan menang dari Selandia baru yang setingkat jauh di bawah mereka. Namun Selandia Baru membuktikan status hanyalah di atas kertas.
Pada menit ke-7 Shane Smeltz membawa Selandia Baru unggul lebih dulu. Namun 22 menit berselang Vincenzo Iaquinta menyamakan kedudukan melalui titik putih. Seusainya Italia tampil trengginas dengan membombardir gawang Selandia Baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soccernet mencatat La Nazionale membuat 23 tendangan dengan lima mengarah ke gawang Selandia Baru. Sementara lawan hanya membuat tiga dengan satu menjadi gol! Penguasaan bola pun Italia dominan dengan 72 persen berbanding 28 persen.
"Kami sangat tidak beruntung. Sekali lagi di kesempatan pertama lawan kami mendapat peluang di kotak penalti, mereka mencetak gol," tutur Lippi di Football Italia.
"Kami sudah kembali dalam trek sebenarnya namun lagi-lagi ini adalah laga yang musti kami menangi. Kami akui kami sangat tidak memanfaatkan peluang dengan baik," pungkasnya.
Dengan hasil seri ini Italia berada di urutan kedua dengan dua poin sama dengan milik Selandia Baru di posisi ketiga. Italia harus memenangi laga kontra Slovakia untuk lolos dari Grup F.
(mrp/key)











































