Dua gol yang membobol gawang Italia itu disarangkan oleh Paraguay dan Selandia Baru. Proses terjadinya pun hampir sama, yakni lewat set piece bola panjang.
Tak hanya itu, gol juga terjadi karena kesalahan para pemain Italia yang berjaga di kotak penalti. Ketika menghadapi Paraguay, sang "terdakwa" adalah Daniele De Rossi. Sedang menghadapi Selandia Baru yang bersalah adalah Fabio Cannavaro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cannavaro juga mengeluhkan strategi menumpuk pemain di daerah pertahanan sendiri yang dilakukan oleh All Whites. "Terlepas dari gol itu, hanya ada satu tim yang berusaha untuk mencetak gol dan bermain sepakbola. Sementara Selandia Baru menunggu di pertahanan."
"Serangan kami sempat membentur gawang dan memaksa kiper mereka melakukan empat-lima penyelamatan penting," lugas sang kapten.
Dengan hasil seri ini maka persaingan di Grup F untuk memperebutkan tiket 16 besar semakin ramai. Azzuri dituntut untuk menang demi mengamankan langkah ke perdelapanfinal.
"Kami hadir di sini untuk menang dan sialnya untuk kedua kalinya kami gagal mendapatkannya meski kami sudah berusaha semaksimal mungkin," pungkas bek yang membawa Italia juara dunia 2006 itu. (nar/key)











































