Sabtu (19/6) malam WIB kemarin jadi hari terakhir Anelka berada di Afrika Selatan bersama tim Prancis. Penyerang berkepala pelontos itu dipulangkan ke negaranya akibat berselisih paham dengan Domenech saat laga kontra Meksiko kemarin.
Anelka dituduh berkata tak senonoh kepada pelatihnya. Meski begitu ia tak mau meminta maaf kepada Domenech atas perbuatan yang tak ia lakukan. Kekisruhan pun makin berkepanjangan setelah tim menolak berlatih akibat perselisihan Patrice Evra dengan staf pelatih,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilanjutkan Terry kalau Anelka memang dulunya dikenal sebagai pemain yang badung, kerap tak menurut pada pelatihnya serta sering berpindah-pindah klub. Namun sejak hijrah ke Stamford Bridge Anelka sudah berubah dan dibuktikan tak ada lagi pemberitaan negatif mengenai pesepakbola 31 tahun itu.
"Nicolas benar-benar seorang pria yang baik," tegas Terry di Sky Sports.
"Sebelum ia datang ke Chelsea, banyak pemberitaan negatif mengenai dirinya. Namun anda tidak akan pernah menemukan pria terbaik di sepakbola. Dia seorang yang sang pendiam dan sudah berpengalaman dalam banyak pertandingan dan mengetahui kehidupan sepakbolanya," tutur Terry panjang.
"Jika ada yang ia ingin katakan padaku, aku akan siap mendengarkannya. Jelas itu keputusan (menendangnya dari tim) yang salah. Dia pemain yang hebat," pungkas kapten tim Chelsea itu.===*berikan pendapat anda mengenai kondisi tim Prancis sekarang di sini (mrp/nar)










































