Sebelum menghadapi Brasil di laga pertama, Rabu (16/6/2010) dinihari WIB, tak banyak yang tahu dengan kekuatan Korut. Di laga itu sendiri mereka kalah 1-2 kendati menuai pujian karena tampil dengan mental baja kendati lawannya adalah juara dunia lima kali.
Ketika itu Korut juga tampil dengan pertahanan solid yang cukup membuat Kaka cs tidak bisa menjebol gawang Korea Utara hingga turun minum. Brasil lantas baru memecah kebuntuan pada menit 55 lewat Maicon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan Korut tersebut tak ayal mencuatkan sinyal kewaspadaan untuk lawan-lawannya yang lain, termasuk Portugal. 'Samba Eropa' pun sudah mengerjakan pekerjaan rumahnya dengan melakukan analisa mendalam terhadap Korut.
"Saya tahu para pemainnya. Kami sudah menonton dua video (pertandingan) kemarin dan saat mereka melawan Brasil. Mereka tim yang berbahaya dengan pemain-pemain yang cepat dan saya tahu akan tidak mudah," ujar pemain termahal di dunia ini kepada Reuters.
"Serangan balik adalah senjata terkuat mereka. Jika mereka memasang pertahanan man-to-man melawan kami, mereka akan kewalahan. Sejauh ini, itulah taktik mereka menurut saya," imbuh Ronaldo.
Saat menghadapi Brasil, Korut praktis hanya meninggalkan striker berdarah Jepang, Jong Tae-Se, di depan sendirian. Namun, pergerakan rekan-rekannya sangat cepat ketika melakukan serangan balik.
(krs/arp)











































