Korut kini tidak misterius lagi. Kekalahan tipis atas Brasil 1-2 sempat menimbulkan ekspektasi tinggi pada negeri di Asia Timur ini untuk dapat memberikan kejutan di Piala Dunia 2010.
Akan tetapi, anggapan runtuh seketika. Menghadapi Portugal di Green Point Stadium, Senin (21/6/2010) malam WIB, tim berjuluk Chollima ini dihancurkan tim lawan dengan skor sangat telak, 7-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jong-Hun selaku arsitek tim tidak membuat alasan apapun. Ia mengungkapkan bahwa kekalahan ini merupakan kesalahan dia yang tidak tepat menerapkan strategi.
"Di pertandingan hari ini, para pemain kami saya pikir telah memainkan mereka dengan potensi penuh tetapi dari segi taktik itu salah besar dan kami tidak dapat mengatasi serangan lawan dan itu sebabnya Portugal bisa mencetak banyak gol," ujar Jong-Hun yang dilansir dari AFP.
"Sebagai seorang pelatih, ini adalah kesalahan saya tidak memainkan strategi yang tepat. Setelah pertandingan berjalan, Portugal menjadi lebih agresif dan setelah kami kebobolan gol pertama, gairah dan keinginan untuk mengejar ketertinggalan tim kali runtuh."
Dengan kekalahan ini, Korut semakin terbenam di urutan terbawah Grup G tanpa satu nilai pun dari dua kali bertanding. Meskipun peluang ke babak 16 besar bisa dikatakan habis, tetapi Jong-Hun menegaskan timnya akan mencoba untuk mengakhiri turnamen ini dengan kepala tegak ketika melawan Pantai Gading di partai terakhir.
"Di partai terakhir melawan Pantai Gading kami harus berpikir soal strategi kami dan taktik yang akan memberi kami hasil terbaik di turnamen ini," pungkas Jong-Hun.
(roz/key)











































