Sebelum perhelatan tahun ini, Korsel yang pertama kali mengikuti Piala Dunia pada 1954 di Swiss itu sudah tujuh kali mengikuti turnamen sepakbola paling bergengsi tersebut. Lima kali gagal lolos kualifikasi sementara enam kali tidak mengikuti.
Korsel yang pada 2010 ini memasuki edisi kedelapan mengikuti Piala Dunia berhasil menorehkan sejarah baru. Hasil imbang 2-2 yang dipetik kala melawan Nigeria, Rabu (23/6/2010) dinihari WIB sukses mengantarkan Park Ji-Sung dkk. menembus perdelapanfinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen ini terasa sungguh spesial. Pasalnya, ini adalah kali pertama Taeguk Warriors berhasil melewati fase grup di luar negara mereka pada 2002 di mana kala itu Korsel menggelar Piala Dunia bersama Jepang dan mengakhirinya dengan finis di tempat keempat.
Hasil gemilang ini tentu saja disambut oleh suka cita seluruh tim. Apalagi, Korsel datang ke Afrika Selatan ini memang telah menargetkan menembus hingga babak knock out. Sesuatu yang tidak kunjung dicapai jika berlaga di luar negara mereka.
"Tujuan kami adalah mencapai babak 16 besar. Kami sukses dalam melakukan hal ini untuk yang pertama kali di luar rumah,"ujar sang skipper, Park Ji-Sung kepada AP yang diberitakan Yahoo Sports.
"Jadi saya amat bahagia dengan apa yang sudah kami capai ini di Afrika Selatan. Semua pemain tahu seberapa pentingnya momen ini," pungkas pemain Manchester United itu. (roz/key)











































