Cuma satu poin didapat Prancis dari tiga pertandingan Grup A Piala Dunia 2010. Dua kali kalah dan sekali imbang, tim juara dunia 1998 dan kampiun Eropa 2000 itu terdepak dengan status juru kunci.
Afsel 2010 akan meninggalkan memori kelam yang memalukan, terkait ketidakharmonisan di dalam tim. Bukan cuma soal pemulangan Nicolas Anelka, tapi juga beberapa pemain yang tak lagi sejalan dengan Domenech dan kemudian menolak dimainkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sungguh buruk, kami bermain sangat buruk dan masih harus ditambah dengan pemulangan Anelka, serta kondisi tim yang tak lagi baik," tukas Simon, seorang remaja fans Prancis yang "mencegat" detiksport, demi bisa curhat mengeluarkan keluh kesahnya saat berada di Fan Fest Centurion, Pretoria, Selasa (22/6/2010) malam waktu setempat.
"Domenech!" jawab Simon lantang, saat ditanya apa yang salah dengan tim kebanggaannya itu. "Entah apa salah kami (tim Prancis). Kami punya pemain hebat yang tampil bagus di liga dan Eropa musim lalu," sambungnya kemudian.
Pernyataan serupa keluar dari mulut Riccardo Patressi, seorang jurnalis Italia yang berbincang dengan detiksport saat mendatangi latihan timnas Italia di Southdowns College, Pretoria, pagi ini.
"Dia (Domenech) sepertinya sudah harus mundur setelah Euro 2008 kemarin. Terbukti mempertahankan dia adalah kesalahan," tukas reporter dari TV Gazzeta itu. (din/a2s)










































