AS dan Inggris bertemu di partai pembuka Grup C pada 12 Juni silam. Pada pertandingan yang diwarnai blunder kiper Robert Green itu, Landon Donovan cs. sukses menahan imbang Inggris 1-1--hasil imbang yang sudah seperti kemenangan.
Berlanjut ke laga kedua menghadapi Slovenia. Bagi AS, laga ini mungkin lebih berat ketimbang ketika melawan Inggris. Sebabnya, pasukan arahan Bob Bradley ini sempat tertinggal 0-2 lebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun demikian di laga terakhir. AS dalam kondisi terjepit ketika sampai menit 90 masih bermain 0-0 melawan Aljazair. Sementara di lain tempat, Inggris tengah menang 1-0 atas Slovenia.
Dalam kondisi tersebut, tak ada tempat untuk AS di perdelapanfinal. Grup C akan melahirkan Inggris dan Slovenia sebagai wakil mereka.
Tetapi cerita berubah dalam hitungan detik. Donovan berhasil membobol jala Rais Ouheb Mbouli dan mengantarkan AS menang 1-0. AS tampil sebagai juara Grup C lantaran unggul selisih gol. Sementara cerita buruk untuk Slovenia, mereka harus angkat koper.
"Ini adalah momen spesial bagi tim kami," ujar Bob Bradley di Reuters. Ya, sang pelatih menggambarkan dengan singkat perjalanan AS di Grup C: spesial.
(roz/key)











































