Satu tiket di grup ini sudah pasti jadi milik Belanda, dengan Kamerun yang jadi juru kunci dipastikan tersingkir. Artinya, satu tiket kini tinggal jadi rebutan Jepang dengan Denmark.
Sama-sama punya poin tiga hasil sekali menang dan sekali kalah, Jepang sedikit lebih baik dari Denmark karena punya selisih gol lebih baik. Eiji Kawashima cs mencatat satu gol dan kemasukan satu gol sedangkan Nicklas Bendtner dkk membuat dua gol tapi kebobolan tiga gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, ini jelas bukan perkara mudah karena Denmark dipastikan bakal berusaha sekuat tenaga menjebol gawang Jepang di laga nanti. Boleh jadi ini akan dilakukan dengan strategi yang mengandalkan fisik para pemainnya. Para pemain Denmark secara umum memang lebih unggul karena punya postur lebih tinggi.
"Ya, itu sesuatu yang bisa kami petik manfaatnya, bahwa kami lebih unggul dari para pemain Jepang di udara," aku bek Denmark Per Kroldrup di AFP.
Hal ini tentu tak luput dari perhatian Pelatih Jepang Takeshi Okada. Dia mengaku sudah menginstruksikan timnya bereaksi cepat untuk membendung umpan silang lawan, seraya lugas menyapu bersih semua usaha rebound pemain Denmark.
"Kami akan mengusahakan yang terbaik dan sisanya Tuhan yang bakal menentukan," tegas Okada seperti dilansir Reuters.
Sebagai gambaran, empat pemain depan Denmark di Piala Dunia ini punya tinggi di atas 1.8 meter: Jon Dahl Tomasson 1.82 m, Nicklas Bendtner 1.93 m, Mikkel Beckmann 1.83 m dan Soren Larsen 1.93 m.
Sebaliknya, lini belakang Jepang hanya punya tiga pemain yang posturnya lebih dari 1.8 meter, yaitu Daiki Iwamasa 1.87 m, Yuji Nakazawa 1.87 m dan Tulio Tanaka 1.85 m.
Satu hal yang bisa bikin Jepang sedikit lega adalah kemungkinan absennya Bendtner di laga ini setelah pelatih Morten Olsen menyebutnya sedikit cedera kunci paha.
(krs/a2s)










































