Slovakia Berharap pada 'Lampard Kecil'

Jelang Slovakia vs Italia

Slovakia Berharap pada 'Lampard Kecil'

- Sepakbola
Kamis, 24 Jun 2010 13:17 WIB
Slovakia Berharap pada Lampard Kecil
Jakarta - Marek Hamsik adalah tulang punggung Slovakia. Kehadiran pemain yang disebut sebagai "Lampard Kecil" ini semakin diperlukan ketika negara Eropa Timur itu menghadapi Italia.

Slovakia menjadi negara dengan peluang paling kecil untuk lolos ke 16 besar. Tim besutan Vladimir Weiss ini harus menang dari Italia dalam laga malam nanti untuk menjaga peluang. Tiga poin akan menjadi tidak berarti bila Selandia Baru menang dari Paraguay.

Ketika menang menjadi syarat minimal, Slovakia harus berhadapan dengan juara bertahan. Asa Slovakia kini bergantung kepada Hamsik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi pemain kelahiran 27 Juli 1987 itu, Negeri Pizza bukanlah temat yang asing. Dia sudah merantau ke Italia sejak tahun 2004. Mengawali karir di Bresica, selanjutnya pemain berposisi gelandang serang ini memperkuat Napoli sejak tahun 2007 hingga sekarang.

Pemain berjuluk Marieko itu menjadi figur sentral di Napoli. Musim lalu ia 37 kali tampil di Seri A dan itu semua sebagai starter. 12 gol dan lima assist ia ciptakan dan hanya satu kartu kuning diterimanya.

"Hamsik sedikit mirip Frank Lampard, bila mengingat bagaimana caranya menyerang dengan efektif dan caranya mencetak gol," ujar mantan gelandang Slovakia Lubo Moravcik seperti dikutip dari World Soccer.

"Hamsik tidak pernah membuat saya patah semangat. Itu sebabnya dia merupakan kapten Slovakia dan dia merupakan pemain terbaik Slovakia. Dia memang tampil di bawah ekspektasi di dua laga awal. Dia berharap dia bisa bersinar, seperti yang Anda ketahui bahwa di Liga Italia dia juga cemerlang," tukas pelatih Slovakia Vladimir Weiss diberitakan Soccernet.

Bagaimana perasaan si Lampard Kecil ketika harus berhadapan dengan negeri di mana dia meniti karir? "Semua laga di Piala Dunia adalah spesial, tanpa kecuali. Tetapi Italia merupakan rumah kedua saya, di mana saya hidup di sana selama tujuh tahun. Saya bahkan merasa sebagian diri saya adalah orang Italia. Ya, laga ini sungguh penting dan spesial bagi saya," tukas Hamsik dilansir dari situs FIFA.

(nar/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads