Meraih tak pernah kalah satu dari tiga laga di penyisihan grup, Selandia Baru boleh berbangga pulang tak dengan tangan hampa. Bahkan, All Whites mampu menahan imbang Sang Juara Dunia dengan skor 1-1, Minggu (20/6/2010) lalu.
Walaupun kecewa, namun Herbert melihat timnya telah menoreh sejarah tersendiri di Piala Dunia dengan meraih total tiga poin dari tiga hasil seri. Setidaknya Ryan Nelsen dkk kembali ke negaranya dengan kepala tegak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih berusia 49 tahun ini dianggap telah berhasil membawa Selandia Baru diakui oleh internasional. Ini adalah kiprah All Whites kedua kali di ajang Piala Dunia setelah pada tahun 1982 dipermalukan dengan total kebobolan 12 gol di penyisihan grup dan tidak meraih poin sama sekali.
"Tidak ada jalan yang baik untuk meninggalkan Piala Dunia (sebelum final). Tapi pulang bersama Italia dan (finalis 2006) Prancis rasanya tidak terlalu buruk." (key/key)










































