Demi Kebanggaan dan Martabat

Jelang Swiss vs Honduras

Demi Kebanggaan dan Martabat

- Sepakbola
Jumat, 25 Jun 2010 14:26 WIB
Demi Kebanggaan dan Martabat
Bloemfontein - Honduras menjadi tim dengan kans paling kecil untuk lolos ke 16 besar. Namun David Suazo cs. akan memainkan laga terakhir mereka di grup H melawan Swiss dengan kebanggaan dan martabat.

Secara matematis, peluang Honduras melaju ke babak 16 besar memang sangat tipis, yaitu jika mereka dapat menang lawan Swis dan Spanyol dikalahkan Chile. Jika skenario tersebut terjadi, Honduras masih perlu bekerja keras mencetak minimal 4 gol untuk mengejar selisih gol mereka dari La Furia Roja.

Karena telah menelan kekalahan sebanyak 2 kali, media menganggap, Honduras hanya sebagai penggembira di Piala Dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih Rienaldo Rueda ingin mengubah anggapan tersebut. Menurutnya, Piala Dunia adalah pertandingan kehormatan dari martabat mereka. "Kami menginginkan datang ke sini dan bermain lebih baik. Kami tidak melakukannya dengan baik hingga saat ini," terang pelatih berkewarganegaraan Kolombia di Reuters.

Peluang memang tipis, namun segalaΒ  kemungkinan masih bisa terjadi seperti laga di grup F ketika Slovakia berhasil mengalahkan sang juara bertahan Italia dengan skor 3-2 dan meloloskan negara Eropa Timur itu.

Pelatih berusia 53 tahun ini mengingatkan, "Apa yang kita lihat hari ini, Italia versus Slovakia, mengajarkan kamu sebuah pelajaran yang berhargadi dalam budaya sepak bola. Kupikir, Honduras mempunyai tantangan dan harga diri. Kami tidak dapat mengekspresikan diri kita dalam tekanan."





Foto: Striker Honduras David Suazo (putih) dalam laga melawan Spanyol, 21 Juni 2010. Honduras akan menghadapi Swiss di laga terakhir, Jumat (25/6/2010) malam waktu setempat (Reuters)

(nar/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads