Bersaing dengan Brasil dan Portugal (plus Korea Utara) di Grup G, Pantai Gading harus puas finish di tempat ketiga. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dari tiga pertandingan, dan itu di bawah pencapaian Brasil (7) dan Portugal (5).
Walaupun tidak lolos, jauh dari ekspektasi dan prediksi, pasukan "Gajah" dianggap Eriksson tidak benar-benar gagal. Pelatih asal Swedia itu tetap bangga dengan jerih payah Didier Drogba dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ada di grup yang sulit. Saya pikir kami sudah bermain bagus. Para pemain harus bangga pada dirinya sendiri. Dan negara juga harus bangga terhadap mereka (pemain)."
Eriksson, yang baru ditunjuk sebagai pelatih Pantai Gading tiga bulan lalu, juga percaya bahwa tim ini memiliki masa depan yang gemilang.
"Pantai Gading adalah tim yang bagus dan saya pikir ada masa depan sepakbola ada disini," ujar pria yang juga pernah mencicipi Piala Dunia bersama Inggris di tahun 2002 dan 2006 itu.
(a2s/roz)











































