Bila membicarakan kiprah Belanda di Piala Dunia, maka ingatan akan menuju ke aksi-aksi Johan Cruyff atau gol dramatis Dennis Bergkamp ke gawang Argentina di Piala Dunia 1998.
Nama-nama tersebut adalah nama pemain depan, atau beroperasi di lini penyerangan. Ini sesuai dengan aliran total voetbal yang identik dengan menyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membicarakan Belanda sekarang maka tak akan lepas dengan nama-nama seperti Arjen Robben, Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, atau pun Robin Van Persie.
Namun Piala Dunia 2010 bisa menjadi momen apik bagi para defender Oranje untuk unjuk gigi. Ini terkait fakta bahwa pasukan Bert Van Marwijk adalah kontestan South Africa 2010 yang kebobolan dengan jumlah paling minim selama kualifikasi yakni dua gol.
Ada pun di Piala Dunia kali ini gawang Maarten Stakelenburg baru kemasukan satu kali. Angka ini bahkan lebih baik dari dua tim favorit lainnya seperti Brasil dan Spanyol.
"Barisan pertahanan kami sangat kuat dan saya pikir barisan pertahanan telah menjadi elemen penting bagi tim. Kami hanya kemsukan dua gol di kualifikasi dan satu gol di putaran final itu pun karena penalti. Saya pikir kami sudah membuktikan bahwa kami cukup kuat sebagai sebuah kesatuan," tukas Stekelenburg seperti dikutip dari situs resmi FIFA.
Kiper Ajax Amsterdam itu mengakui bahwa di Afrika Selatan Belanda belum cukup cantik. "Tetapi saya berpendapat bahwa sebuah tim yang bagus dibangun dari pertahanan yang bagus. Jika tim tidak kemasukan gol maka kekalahan tidak akan terjadi. Dengan pemain yang kami miliki di lapangan, maka kami yakin bisa mencetak skor," lanjut Stekelenburg.
Bermodalkan benteng yang kokoh dan tombak yang tajam, Belanda pun pede menetapkan target tinggi di Piala Dunia 2010.
"Target kami? Final dan juara dunia. Bila kami tidak yakin mampu mencapainya, maka lebih baik kami tidak usah berangkat dan tinggal di rumah saja," tuntas dia.
(nar/nar)











































