Di Piala Dunia 1986, Maradona jadi sosok sentral gelaran itu. Dialah kapten Argentina yang membuat Inggris menangis di perempatfinal. Maradona juga mengantar Argentina jadi juara usai menundukkan Jerman Barat dengan skor 3-2 di final.
Empat tahun kemudian, ban kapten kembali melingkar di lengan Maradona. Dengan kondisi pergelangan kaki dibayangi cedera, 'Si Boncel' tampil tak semengilap empat tahun sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beralih ke tahun 2010, Argentina sukses melangkah ke perempatfinal usai mengalahkan Meksiko. Di babak itu, Maradona yang kini sudah jadi pelatih akan berjumpa "seteru lama", Jerman, yang sampai ke babak itu usai melewati Inggris.
Duel Argentina kontra Jerman ini niscaya membangkitkan memori Maradona. Namun, El Diego tampaknya masih tenggelam dalam euforia kemenangan sehingga belum mau memikirkan apa-apa tentang pertandingan melawan Jerman.
"Saya sangat senang menjadi bagian dari pemain dan tim. Saya merasa bangga bisa membagikan momen ini," ujarnya senang di Reuters.
"Biarkan saya menikmati (kemenangan di) pertandingan melawan Meksiko. Terserah Anda mau berpikir dan berkata apa tentang yang saya pikirkan tentang Jerman. Saya punya 'cek kosong'," imbuhnya sambil bergurau saat konferensi pers.
Laga perempatfinal antara Argentina melawan Jerman akan digelar pada Sabtu (03/07/2010) malam WIB di Stadion Green Point, Cape Town.
(krs/krs)











































