Gol pemain Inggris Frank Lampard di menit 39 saat menghadapi Jerman di Bloemfontein, Minggu (28/6/2010), mencuatkan kontroversi begitu rupa. Wasit Jorge Larrionda asal Uruguay tidak menggangapnya sebagai gol, kendati tayangan ulang jelas-jelas memperlihatkan bola telah jauh melewati garis gawang.
Di partai berikutnya, Argentina versus Meksiko, juga tersulut kontroversi serupa ketika gol pertama Carlos Tevez disahkan, walaupun rekaman video menunjukkan bahwa penyerang Tango itu dalam posisi offside.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lorrionda kabarnya menyadari kekeliruannya tidak menganggap gol Lampard adalah sah. Saat jeda turun minum, ia menyaksikan tayangan ulang peristiwa itu dan berseru "Oh, Tuhan!".
Dalam pertemuan dengan para jurnalis, juru bicara FIFA Nicolas Maingot dimintai tanggapannya soal ini. Namun ia mengatakan "tidak pada tempatnya" memperdebatkan kesalahan-kesalahan wasit ataupun ide lama memakai teknologi video di garis gawang.
Selama ini Presiden FIFA Sepp Blatter bersikeras tidak ingin membawa teknologi itu ke lapangan sepakbola untuk membantu memaksimalkan tugas wasit.
(a2s/key)











































