Kaka diharapkan menjadi nyawa permainan Brasil dalam upaya mereka menuju gelar juara keenamnya. Namun ekspektasi itu sampai kini masih belum bisa dipenuhi oleh pemain bernama Ricardo Izecson dos Santos Leite itu.
Kaka masih belum tampil impresif. Yang ada justru Kaka yang "panen" kartu. Dalam laga melawan Pantai Gading, Senin (21/6/2010) dinihari WIB, gelandang Real Madrid itu mendapatkan dua kartu kuning yang berarti dia harus diusir keluar lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini membuat Dunga cemas. "Ini merupakan masalah. Saya tidak ingin Kaka kena hukuman larangan tampil. Saya akan berbicara dengan Kaka soal masalah ini sebab kami tidak ingin terjebak dalam masalah kartu kuning," ujar pelatih Brasil itu seperti dikutip dari AFP.
Dunga sendiri tidak menyalahkan Kaka. Ia meminta playmaker-nya itu untuk berhati-hati sebab ada sejumlah wasit yang tak kenal kompromi dan juga pemain lawan yang pandai melakukan provokasi. Apalagi Piala Dunia sudah memasuki babak gugur, di mana tidak ada tim mana pun yang mau kehilangan pemain intinya karena alasan apa pun.
Saat menghadapi Pantai Gading, Brasil menuding pemain The Elephants Abdelkader Keita---yang terlibat kontak dengan Kaka-- memberikan reaksi berlebihan yang membuat eks AC Milan itu harus menerima kartu kuning kedua.
(nar/roz)











































