Tendangan Bebas Senjata 'Samurai Biru'

Jelang Paraguay vs Jepang

Tendangan Bebas Senjata 'Samurai Biru'

- Sepakbola
Selasa, 29 Jun 2010 12:55 WIB
Tendangan Bebas Senjata Samurai Biru
Pretoria - Dengan bola Jabulani yang konon sulit dijinakkan, Jepang malah sudah berhasil mengirimnya ke dalam gawang lawan via tendangan bebas. Senjata itu pula yang akan jadi salah satu modal 'Samurai Biru' kala menghadapi Paraguay.

Disebut-sebut sebagai bola memiliki bulat yang sempurna, Jabulani banyak menuai kritikan. Lajunya di udara disebut terlalu deras dan kerap tak akurat ke sasaran.

Boleh jadi hal inilah yang membuat sejumlah nama spesialis eksekutor tendangan bebas kemudian malah lebih sering melambungkan Jabulani jauh ke atas mistar gawang atau menendangnya tepat ke pagar pemain lawan.Β Β Β Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam hal ini 'Samurai Biru' boleh berbangga diri. Saat memastikan diri ke babak 16 besar, malah ada sepasang gol tendangan bebas yang dibuat oleh para pemain Jepang dalam kemenangan 3-1 atas Denmark. Gol-gol itu dibuat oleh Keisuke Honda dan Yasuhito Endo.

Saat menghadapi Paraguay, Selasa (29/6/2010), dalam perebutan tiket ke perempatfinal, bola-bola mati pun kembali akan dimaksimalkan para pemain Jepang. "Tendangan bebas adalah kelebihan kami. Sangat penting buat kami mendapat tendangan bebas dekat area penalti," tegas kiper Jepang Yoshikatsu Kawaguchi di Canadian Press.

Jika nantinya terjadi pelanggaran di area menguntungkan untuk Jepang maka Honda, Endo atau rekan lainnya siap mengeksekusi, kendati tentu bukan tendangan bebas saja yang akan mereka andalkan.

"Kami sudah berusaha sekeras mungkin dalam berlatih jadi kami mampu maju dengan baik saat mengoperkan bola. Bola mati juga jadi senjata penting kami. Kami juga tanggh saat bermain sebagai grup," tegas Endo kepada FIFA.

"Secara mental kami kuat dan kami juga bermain dengan sikap yang positif. Kami juga sedikt berubah dalam hal taktik, jadi tim menuju arah yang benar. Tujuan kami adalah terus maju seperti ini dan memenangi pertandingan-pertandingan," lugas dia.

(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads