Ronaldo Masih Ingin Berduka Sendirian

Ronaldo Masih Ingin Berduka Sendirian

- Sepakbola
Rabu, 30 Jun 2010 16:45 WIB
Ronaldo Masih Ingin Berduka Sendirian
Johannesburg - Cristiano Ronaldo benar-benar terpukul usai Portugal disingkirkan Spanyol. Akibat dalamnya lara di hati itulah dia masih enggan bicara dengan media karena masih ingin menderita sendirian.

Jika di level klub Ronaldo bisa tampil luar biasa gemilang, bahkan sempat bisa jadi pemain terbaik dunia, di level timnas sekali lagi Ronaldo tak bisa mempersembahkan kemilaunya untuk Portugal di sebuah ajang besar. 'Samba Eropa' baru saja disingkirkan Spanyol dari Piala Dunia 2010 dengan Ronaldo, yang jadi kapten, tak bisa berbuat banyak.

"Aku merasa seperti pria yang hancur, sangat terpukul, frustrasi dan sedih tak terkira," terang Ronaldo dalam keterangan yang dirilis oleh situs Gestifute yang dimiliki oleh agennya, sebagaimana dikutip AFP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai meninggalkan lapangan pertandingan, Ronaldo menolak permintaan wawancara media. Saat diminta untuk menerangkan kekalahan Portugal pun dia langsung berkilah dan menyuruh para jurnalis bertanya ke Pelatih Carlos Queiroz saja.

Pernyataan itu pun kemudian menimbulkan dugaan kalau si pemain Real Madrid kesal atau kurang setuju dengan strategi pelatihnya. Namun, pemain berusia 25 tahun itu kini membantahnya mentah-mentah.

"Saat aku bilang tanya saja kepada pelatih, itu dikarenakan Carlos Queiroz akan mengadakan sesi konferensi pers. Aku tak dalam posisi untuk menerangkan itu. Aku hanya manusia biasa dan seperti manusia biasa lainnya aku menderita dan aku punya hak untuk menderita sendirian," papar dia. (krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads