Jerman bakal berjumpa Argentina di Green Point Stadium, Cape Town, Sabtu (3/6/2010). Duel ini merupakan ulangan perempatfinal Piala Dunia 2006 di mana saat itu Panzer mengungguli Tango.
Duel belum dimulai, tapi psy war sudah dilontarkan. Schweinsteiger, gelandang Jerman yang juga bermain di duel kedua tim empat tahun lalu, memperingkatkan adanya provokasi dari para punggawa Argentina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukanlah bagian dari pertandingan. Itu menunjukkan kurangnya rasa hormat. Mereka memang seperti itu," imbuh Schweini yang juga pemain Bayern Muenchen tersebut.
Dalam duel empat tahun silam, keributan sempat meletus di ujung pertandingan. Schweini meminta rekan-rekannya tidak terpengaruh tindakan tidak terpuji para pemain Argentina.
Apalagi, Argentina juga terlibat kericuhan saat meladeni Meksiko di perdelapanfinal di saat jeda pertandingan. Keributan hadir setelah Argentina mendapat gol kontroversial dari Carlos Tevez yang off-side.
"Kami tidak boleh terprovokasi. Saya berharap wasit bisa tahu siapa yang memprovokasi siapa. Kami melihat hal itu saat mereka main lawan Meksiko di turun minum," harap Schweini.
(arp/nar)











































