Adu penalti antara Jerman kontra Argentina itu berlangsung di babak perempatfinal Piala Dunia 2006. Ketika itu Jerman berhasil menang dengan skor 4-2.
Lehmann menjadi pahlawan bagi "Tim Diesel" dengan menggagalkan penalti Roberto Ayala dan Esteban Cambiasso. Sebelum melakoni tugasnya, Lehmann tampak membaca catatan kecil. Bisa jadi isinya tentang karakteristik para eksekutor Tango.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini Argentina memiliki banyak sekali eksekutor berkelas. Kami tidak bisa mengalahkan mereka hanya dengan catatan kecil," tandas suksesor Juergen Klinsmann itu di Reuters.
Data statistik menunjukkan bahwa Jerman adalah raja adu penalti. Meski ahli dalam penalty shoot out, Jerman mempersiapkan diri dengan serius untuk menghadapi kemungkinan terjadinya babak tos-tosan kala menghadapi pasukan Diego Maradona.
"Saya akan meminta masukan dari pelatih kiper Andras Koepke," tandas shot stopper Manuel Neuer. (nar/arp)











































