Jerman menghadapi Argentina pada Sabtu (3/7/2010) malam WIB di perempatfinal Piala Dunia 2010.
Ini merupakan ulangan dari delapan besar Piala Dunia 2006, di mana ketika itu Tim Diesel berhasil mengatasi Tim Tango melalui babak adu penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat kualitas kedua tim, bukan tak mungkin laga kali ini bakal memerlukan adu penalti untuk menentukan pemenang.
Dari semua eksekutor Jerman yang sukses menjebol gawang Argentina di adu penalti empat tahun silam, kini tinggal satu orang saja yang menjalani duel "ulangan" ini. Dia adalah Lukas Podolski yang ketika itu menjadi eksekutor ketiga.
Sementara itu eksekutor lainnya yakni Oliver Neuville, Michael Ballack, dan Tim Borowski tidak dipanggil untuk mengawal Der Panzer di Afrika Selatan kali ini.
Di Afrika Selatan, Podolski pernah gagal melakukan eksekusi penalti yakni ketika menghadapi Serbia di babak grup. Ada pun dalam laga itu tim asuhan Joachim Loew harus takluk dari negara Eropa Timur itu.
Tentu saja untuk kali ini Podolski bakal menjadi andalan Jerman untuk menjebol gawang Argentina. Bagaimana jika Poldi tengah dalam kondisi kurang fit?
Seperti diberitakan Sky Sports, pemain kelahiran 4 Juni 1985 itu meninggalkan sesi latihan Jerman pada hari Rabu (30/6/2010) lebih cepat karena harus mendapatkan "perawatan yang berhubungan dengan pencegahan" menyusul dirinya yang mengatakan ada masalah pada ototnya.
Yang jelas pemain berdarah Polandia itu bukanlah satu-satunya orang yang harus menanggung harapan besar itu.
"Semua saya perintahkan untuk mengambil dua kali penalti dalam latihan. Memang tekanan dan tensi dalam pertandingan nanti bakal berbeda. Kami tidak bisa menganggap bahwa situasi dalam latihan penalti persis sama dengan adu penalti sesungguhnya nantinya. Situasi akan berbeda dalam stadion yang dipenuhi penonton," tukas pelatih Joachim Loew di Reuters.
(nar/arp)











































