Saat itu kekalahan 0-1 dari Swiss di laga perdana Spanyol di fase grup yang bikin Aragones berang. Ia menilai keputusan Del Bosque tak memainkan Fernando Torres sejak awal adalah salah dan para pemain Spanyol terlalu membuang-buang peluang.
Seusainya permainan Spanyol mulai membaik meski belum sempurna benar. Kemenangan beruntun atas Honduras (2-0) dan Chile (2-1) memuluskan langkah mereka ke babak perdelapanfinal dan bertemu dengan Portugal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spanyol menang 1-0 dan lolos ke delapan besar untuk menantang Paraguay di Ellis Park, Minggu (4/8) dinihari WIB.
"Aku telah katakan apa yang kulihat ada benar adanya. Di fase grup aku katakan kami tidak bermain baik. Tim menguasai bola namun tidak banyak menciptakan peluang," ucap Aragones di AS.
"Mereka telah berubah dari rendah ke tinggi. Di tiga laga awalnya mereka sedikit terlalu lambat, tidak memperlihatkan kecepatan dalam mengalirkan bola seperti biasa. Namun di babak kedua melawan Portugal kita melihat Spanyol memainkan bola dengan sangat baik," nilai pria usia 72 tahun itu.
"Mereka mengontrol pertandingan dan buat banyak peluang. Mereka pantas lolos. Namun cara mereka bermain belum berubah. Kredit untuk pelatih karena tidak mengubah gaya mereka hanya karena lawan," pungkas Aragones yang dijuluki 'Si Bijak dari Hortaleza' itu.
(mrp/a2s)











































