Meski selalu menang di tiga penampilan di fase grup serta saat memukul Slovakia di perdelapanfinal, Belanda dinilai gagal menerjemahkan roh total football yang sudah jadi ciri khas mereka.
Diciptakan oleh Rinues Michael tahun 1970-an, total football adalah taktik yang mengharuskan para pemainnya berganti posisi dengan cepat serta total dalam melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van Marwijk, yang menjadi sasaran kritik karena timnya tidak tampil dengan gaya total football, membela diri dengan mengatakan kalau total football sudah tidak cocok diterapkan saat ini.
"Sudah lama sekali. Total football (ada) tahun 1974," ujar Van Marwijk seperti yang dikutip USA Today.
"Kami bermain sepakbola dengan sangat baik selama 20-30 tahun ini. Itu karena total football, dan saya juga ingat sepakbola Samba ala Brasil. Tapi olahraga berubah dan sepakbola juga berubah," lanjutnya.
Van Marwijk berargumen kalau total football, meski indah dilihat dan bisa dimainkan dengan sempurna di era 1970-an, tidak akan membawa 'Singa Oranye' jadi juara tahun ini.
"Faktanya, sekarang ini semua tim semakin bugar dan bermain lebih terorganisasi. Jadi jika kami bermain seperti itu (dengan total football), akan sangat sulit memenangi Piala Dunia," tandas eks arsitek Feyenoord itu.
(arp/roz)











































