Setahun lalu saat membawa Jerman juara di Piala Eropa U-21 Oezil bukanlah siapa-siapa. Setahun berselang Oezil mulai menunjukkan sinarnya sebagai bintang masa depan persepakbolaan Jerman mau pun dunia.
Di usianya yang baru menginjak 21 tahun Oezil sudah dipercaya Joachim Loew mengisi satu tempat di starting eleven tim Jerman di Piala Dunia. Hasilnya pun tak mengecewakan karena Oezil justru tampil memukau dan berperan sebagai pengatur permainan tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oezil pun tak membantah soal hal itu dan ia pun mengaku tertarik jika musim depan bisa bermain di Liga Inggris atau La Liga. Ia bahkan sudah menyebut dua raksasa Premier League Manchester United dan Chelsea sebagai tujuannya.
Namun Oezil tak mau dibikin pusing dengan masa depannya itu karena baginya kini membawa Jerman berprestasi adalah tujuan utamanya.
"Pikiranku saat ini adalah Piala Dunia. Ketika aku kembali barulah kita berbicara soal masa depan namun untuk saat ini tidak banyak yang bisa kukatakan. Premier League memang menarik bagi banyak pemain top," aku Oezil di The Sun.
"Anda lihat apa yang Manchester United dan Chelsea capai dalam lima tahun terakhir dan anda lihat bagaimana mudahnya menjadi sukses di dua klub tersebut," sambung pemain keturunan Turki itu.
"Aku melihat apa yang Michael Ballack capai di Chelsea dan ia bermain dengan banyak pemain berkualitas. Jelas itu merupakan godaan bagi saya," tukasnya.
"Meraih banyak trofi adalah tujuanku. Ada dua tim di Inggris yang selalu berada di atas dan tentu saja itu menarik. Namun sama juga untuk La Liga. Mereka (Liga Inggris & La Liga) adalah dua liga terkuat di dunia," pungkas pemain yang kini merumput Werder Bremen itu.
(mrp/krs)











































